Skip to Content
Loading...
Khuzaimah
Khuzaimah
Online
Asalamualaikum Wr.Wb.👋
Ada yang bisa dibantu?

Sejarah Berdirinya RA Darut Ta'lim

           

Raudhatul Athfal (RA) Darut Ta’lim didirikan pada tanggal 7 Juli 2007 sebagai bentuk pengembangan lembaga pendidikan Islam di bawah naungan Yayasan Darut Ta'lim, Kenjeran, Surabaya. Lembaga ini lahir dari kebutuhan masyarakat akan pendidikan anak usia dini yang berbasis nilai-nilai keislaman, akhlak mulia, dan pendidikan karakter sejak dini.

Awalnya, keberadaan Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ) An-Nabilah yang berada di bawah asuhan Yayasan Darut Ta’lim mendapatkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat sekitar. Melihat minat yang besar dari para wali santri, sebagian dari mereka mengusulkan kepada Pengasuh KH. Syamsul Arifin agar didirikan lembaga Taman Kanak-Kanak sebagai lanjutan pendidikan anak-anak.

Namun pada saat itu, KH. Syamsul Arifin meragukan usulan tersebut, karena beliau memiliki kekhawatiran terhadap penampilan wali murid TK pada umumnya. Beliau melihat kondisi saat itu Dimana banyak wali murid di luar sana yang tidak mengenakan busana sesuai syariat, seperti tidak memakai kerudung atau mengenakan pakaian yang tidak sopan. Sementara itu, Yayasan Darut Ta’lim memiliki prinsip yang sangat berpegang teguh pada syari’at, hal ini menimbulkan keraguan pengasuh sehingga ide pendirian TK sempat tertunda.

Bukan berarti dimarjinalkan sama sekali, ide pendirian TK terus dibahas dan dirancang bagaimana membentuk kurikulum terbaik dan menanggulangi kekhawatiran-kekhawatiran lain dari pengasuh. Sayangnya baru setelah wafatnya KH. Syamsul Arifin, dan dengan tetap mempertahankan nilai-nilai perjuangan dan visi dakwah beliau, para pengurus yayasan dan tokoh masyarakat melanjutkan cita-cita pendidikan dengan akhirnya mendirikan RA Darut Ta’lim pada 7 Juli 2007. Lembaga ini secara resmi mendapatkan Izin Operasional (IJOP) pada tahun 2009 dari Kementerian Agama Kota Surabaya.

Kepala sekolah pertama RA Darut Ta’lim adalah Ibu Lu’Lu Atul Mubriqoh, S.E., yang memimpin lembaga dengan semangat pengabdian dan pembinaan yang konsisten. Seiring waktu, RA Darut Ta’lim terus berkembang dan menjadi salah satu lembaga pendidikan anak usia dini favorit di wilayah Kenjeran dan sekitarnya.

Hingga saat ini, RA Darut Ta’lim tetap eksis dan berkembang dengan jumlah peserta didik berkisar antara 130 hingga 150 siswa setiap tahunnya, serta didukung oleh tenaga pendidik yang kompeten, sarana yang representatif, dan lingkungan pembelajaran yang Islami dan ramah anak.

Berbagi

Postingan Terkait

Posting Komentar

Konfirmasi Penutupan

Apakah anda yakin ingin menutup pemutaran video ini?